Maros Pacu Target PAD

DAERAH45 views

MEDIAKTUAL.COM – MAROS :

banner 970x250

Tahun ini, Pemkab Maros Sulsel ‘ngos-ngosan’ memenuhi pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Betapa tidak, hampir satu semester baru mencapai 32,59 persen.

Kepala Bapenda Maros Andi Baso Arman mengatakan, dari target Rp283 miliar, realisasi hingga bulan ini baru mencapai Rp92 miliar.

Dari sepuluh OPD penghasil PAD, baru enam OPD yang berhasil melampaui target 30 persen.

“Bapenda, Perikanan, PUPR, Dinas Kesehatan, DLH, dan RSUD dr La Palaloi,” ucap Arman.

Dikatakan, Bapenda yang targetnya sebesar Rp180 miliar baru mencapai 30,87 persen atau Rp55 miliar. 

Dinas Perikanan yang ditarget Rp850 juta mengumpulkan 37,30 persen atau Rp317 juta. 

Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan ditarget Rp350 juta mengumpulkan 39,43 persen atau Rp138 juta.

Dinas Kesehatan ditarget Rp27 miliar berhasil mengumpulkan 36,35 persen atau Rp10 miliar. 

RSUD dr La Palaloi Rp21 miliar atau 39,40 persen dari target Rp54 miliar. 

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Rp52 juta atau 34,93 persen dari target Rp150 juta.

Baso Arman menyebut, ada empat OPD yang belum melampaui target 30 persen. Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan dan Dinas Kopurindag.

Kendalanya, terang mantan Kadis Kominfo itu bahwa yang dihadapi Dinas Pariwisata adalah cuaca yang tidak menentu mengakibatkan pengunjung (ke Bantimurung) yang datang berkurang.

“Kalau Dinas Pertanian alsintan-nya diperiksa oleh BPK sehingga kurang maksimal dalam meraih retribusi sewa alsintan,” bebernya.

Selanjutnya, Dinas Penanaman Modal menghadapi masih kurangnya pengurusan izin Persetujuan Bangunan Gedung. 

Begitupun, Kopurindag tertahan banyaknya penyewa kios atau los pasar yang menunggak.

Kelambanan capaian target PAD tersebut, Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengimbau agar OPD di Kabupaten Maros bisa menggenjot capaian PAD nya.

“Kita berharap agar semua OPD bisa lebih memaksimalkan dalam pencapaian targetnya,” katanya.

Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakab,  biasanya capaian PAD baru maksimal di triwulan ketiga.

“Memang kadangkala PAD biasanya lebih maksimal di triwulan ketiga dan keempat. Karena pajak PBB akan mulai terbayarkan, saat ini dengan terbitnya SPPT PBB masyarakat menggenjot agar capaian PAD bisa meningkat dan tercapai sesuai target,” pungkasnya Bupati Chaidir Syam.(bs/red)

JURNALIS : Mansyur

EDITOR : Mustafa

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed