Zudan Ke Sulsel Bahtiar Ke Sulbar

NASIONAL53 views

Ket.Gambar : Suasana pelantikan Lima Pj.Gubernur oleh Mendagri  RI Tito Karnavian, Jumat 17 Mei 2024.(ist)

banner 970x250

——————————————-

Mendagri Tito Resmi Lantik 5 Penjabat Gubernur

MEDIAKTUAL.COM – JAKARTA :

Ibarat baru memasang tiang pancang, tiba-tiba saja Mendagri Tito Karnavian merotasi jabatan lima orang Penjabat (Pj) Gubernur di Indonesia.

Salah satunya, pergantian jabatan yang beringsut yakni Pj.Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin digantikan oleh Pj.Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh.

Sementara, jabatan Zudan yang ditinggal diisi oleh Bahtiar.

Pelantikan tersebut, dihelat di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat 17 Mei 2024.

Rotasi jabatan ‘made ini’ Tito Karnavian itu, sontak menuai kontroversi publik.

Ada yang menilai, rotasi jabatan berstatus ‘Penjabat’ dengan waktu yang singkat sangat tidak efektif.

Pasalnya, mereka baru star dan ngebut bekerja, apakah mungkin ada hasil yang dicapai lantas ujung-ujungnya harus bergeser.

Di aspek lain, beberapa kalangan pun menganggap kebijakan rotasi itu sudah tepat.

Artinya, boleh jadi progres kerja oknum Penjabatnya tidak maksimal atau memang mereka berprestasi sehingga layak bergeser ke tempat lain.

Konklusinya, soal rotasi jabatan ini tentu sudah dipertimbangkan matang dan terseleksi khusus dari Presiden RI Jokowi melalui Mendagri.

Bahtiar sendiri, menakhodai pemerintahan Sulsel sejak September 2023. 

Sementara, Zudan memimpin Sulbar sejak Mei 2023 lalu.

Selain Zudan dan Bahtiar, mantan Kapolri itu juga melantik Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Provinsi Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir dan Pj Gubernur GorontaloMohammad Rudy Salahuddin.

Secara khusus, Mendagri menaruh harapan besar kepada Bahtiar maupun Zudan yang dinilai punya pengalaman sebagai penjabat gubernur. 

“Saya selaku pembina di Kemendagri, tentu saya harapkan bahwa pejabat ini memiliki pengaruh di daerah, dengan makin banyaknya pengalaman dan akan menghasilkan kebijakan yang tepat,” ungkapnya.

Tito pun menyebut, pelantikan Pj Gubernur di lima daerah bertujuan untuk mengisi kekosongan. 

Selain itu, imbuhnya, didasari atas usulan-usulan atau penjaringan, baik dari DPRD, Bupati dan Walikota dan Pemerintah pusat. 

Penekanan lain, Tito meminta Pj. Gubernur yang baru dilantik untuk lebih fokus memahami dan memajukan wilayah masing-masing dan membuat kebijakan yang tepat sasaran bagi masyarakat setempat.

“Ingat, bangun dan tingkatkan kerja sama dengan Forkopimda), tokoh masyarakat dan adat,” harapnya.

Juga, Mendagri meminta untuk mengawal dan menyukseskan pelaksanaan agenda nasional yang sangat penting, yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 27 November mendatang.

Dan lebih urgen lagi, sebut Tito, para Pj. Gubernur segera menyiapkan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 sekaligus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).(red)

KORLIP : Saiful Ngemba – Amir Gassing

EDITOR : Mustafa – Rahman S

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed