‘Ahli Maksiat yang Sangat Dicintai Allah SWT’

OPINI35 views

Oleh : Ustadz Adi Hidayat, Lc.MA

banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Ustadz Adi Hidayat menyampaikan bahwa Allah menyebut namanya dengan panggilan sayang yaitu, Abdul atau Hambaku.

Dalam sebuah ceramah, dijelaskan tentang bagaimana sayangnya Allah kepada setiap hambanya.

Allah itu kalau sudah menyayangi seorang hamba maka Allah menghilangkan semua kata dan nama manusia dan menggantinya dengan Abdul.

Abdul it, lafadz paling tinggi dalam Al Quran untuk menunjukkan kasih sayang Allah kepada hambaNya.

Jika Allah sudah menggunakan kata abdul, artinya seorang manusia itu sangat dekat dengan Allah dan dia mendapatkan tingkat yang tinggi dari kasih sayang Allah.

Setiap dari kita yang Allah sebut sebagai hamba dengan panggilan Abdul atau ibad itu bertanda bahwa kita disayangi Allah, sebagaimana dijelaskan dalam Alquran dan Hadist.

Ada ahli maksiat atau pendosa yang Allah juga menyebutnya dengan panggilan hamba atau abdul atau ibad, yang mana itu menandakan bahwa dia disayangi Allah.

Ahli maksiat seperti apa yang disayangi Allah?

Kata Allah, Aku sangat mencintai ahli maksiat yang bertaubat, dia adalah hambaku dan rahmatku selalu menyertainya.

Dosa dan maksiat apapun yang pernah kita lakukan, jika kita taubat nasuha, maka cinta, kasih sayang, ampunan dan rahmat dari Allah mengalir padanya.

Dosa sebesar apapun, dosa membunuh, dosa mabuk, dosa zina, jika kita benar-benar taubat nasuha. Maka Allah akan sangat mencintainya.

Bahkan, Allah mengatakan jangan pernah putus asa atas semua dosa yang pernah kita perbuat. 

Selagi, kita taubah kita tetap akan menjadi hamba yang disayangi Allah.

Arti Taubat Nasuha adalah taubat yang sebenar-benarnya, menyesali dan berhenti berbuat maksiat serta tidak mengulangi maksiat lagi di kemudian hari.

Kita yang pernah berbuat maksiat, semoga segera diberikan hidayah untuk berubah.

Dan, semoga kita menjadi hamba yang disayangi Allah, hamba yang selalu mendapatkan rahmat dari Allah.

Jaga selalu diri kita dari hal-hal yang mendekatkan kepada maksiat. 

Hindari tempat dan lingkungan yang berpotensi mengajak kita bermaksiat.

Mulai kembali hidup yang penuh dengan kedekatan kepada Allah.

 Perbanyak Ibadah, Sholat, Dzikir, Istighfar dan Sholawat kepada Nabi.

Hadirilah Majelis Ilmu atau Kajian ke-Islaman untuk menjaga dan meningkatkan keimanan kepada Allah. 

Jaga keimanan dengan terus menerus memohon kepada Allah SWT supaya diberikan keistiqomahan.(r/red)

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed