Diduga Stres Gagal Nyaleg, Lampiaskan Rudapaksa

HUKRIM122 views

Polres Gowa Amankan Mobil Dinas dan Tiga Pelaku

banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Perbuatan jahat ini sangatlah bejat. Apalagi, dilakukan seorang pria yang notabene terpelajar.

Mirisnya lagi, aktor alias tersangka utama diketahui adalah anak kandung oknum pejabat Pemkab Gowa dan ditengarai baru saja nyaleg namun gagal lolos ke Parlemen di Dapil 1 Gowa, usungan Partai Perindo.

Tersangka kasus Rudapaksa (Pemerkosaan) tersebut, tiga orang yakni MYHS (24) alias UC, MR (24) alias IL dan MQ (21) alias KM.

Korbannya, pun masih tergolong gadis belia berinisial NM (20).

Skandal tidak senonoh itu, terjadi sekitar pukul 05.00 wita, didalam mobil dinas berplat mersh milik Pemkab Gowa jenis Toyota Innova warna hitam dengan Nopol DD 1724 B.

Lokasinya, di Jalan Syamsuddin Tunru, belakang Perumahan Citra Garden atau seputar Danau Mawang Kecamatan Somba Opu Gowa.

“Hasil pemeriksaan, tersangka ada tiga orang. Dan benar, dua dari tiga tersangka ini diketahui sebagai anak pejabat. Sementara, tersangka utamanya sudah berkeluarga,” ungkap Kasi Humas Polres Gowa Ipda Udin Sibadu.

Diapun menjelaskan, kronologi dugaan kasus rudapaksa tersebut.

Awalnya, pelaku UC menghubungi korban NM untuk bertemu.

UC kemudian menjemput korban menggunakan mobil di salah satu apartemen di Kota Makassar.

“Pelaku menghubungi korban lewat handphone dan terjadi kesepakatan dan mereka menjemput dan dibawa ke Gowa,” katanya.

Dari pengakuan korban, pelaku awalnya hanya sendirian di atas mobil yang mereka tumpangi.

Sesampainya di lokasi kejadian, UC memaksa korban berhubungan badan laiknya suami-isteri.

“Pelaku paksa atau dirudapaksa oleh pelaku utama UC didalam mobil dinad,” jelas Ipda Udin.

Usai main ‘kuda lumping’ tersangka UC keluar dari mobilnya sembari buang air kecil (Kencing).

Dalam hitungan detik, siapa sangka, dari belalang tiba-tiba nongol dua lelaki hidung belang yang diduga berniat melampiaskan syahwatnya dengan mencoba menyekap korban.

Rupanya, dua pelaku itu sejak awal bersembunyi di bagian bagasi atau belakang mobil.

“Rupanya dua orang pelaku ini sudah standby di bagasi mobil dengan cara bersembunyi,” ujar Ipda Udin.

Sayang, katanya, disaat keduanya memaksa korban melawan dan meronta sehingga tidak jadi dirudapaksa.

“Nyaris dirudapaksa, yang terjadi hanya pelecehan,” tukas Kasi Humas Polres Gowa.

Merasa terjebak dan kelimpungan, jelas Ipda Udin, korban meronta sekuat tenaga seraya berteriak meminta tolong. 

Sekejap, warga warga setempat maupun yang melintas  mengepung mobil dan mengevakuasi korban ke Polres Gowa untuk melapor.

Atas tragedi kelam itu, Ipda Udin mengakui, kondisi korban kini mengalami trauma dan sudah menjalani pemeriksaan visum di RS Bhayangkara Makassar.

“Korban dibawa oleh penyidik Polres Gowa untuk divisum di rumah sakit. Sementara ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan di unit PPA Polres Gowa,” tuturnya.

Dikatakan, kondisi korban syok dan depres berat dengan kejadian itu mengingat hal yang tidak diinginkan. 

Apalagi, katanya, sudah tidak berpacaran dan dianggap sebagai teman, belakangan justeri dirudapaksa.

Kasus rudapaksa tiga tersangka ini, terancam hukuman pidana dengan Pasal 285 subsider 289 ditambah Pasal 55, 56, dengan turut membantu melakukan permufakatan jahat.

Sampai berita ini terpublis, pejabat pemilik mobil dinas sekaligus anaknya yang jadi tersangka utama, belum berhasil dimintai keterangan.

Begitupun, saat dikonfirmasi kepihak Polres Gowa, belum ada keterangan resmi, apakah memang tersangka nekat berbuat asusila karena semata birahi ataukah lantaran dia menyesal atau lagi stres gagal menjadi Caleg? (bs/red)

KORLIP : Saiful Ngemba – Mansyur

REDAKTUR : Rahman S – SS.Nyampa

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed