Syahrul YL Mencoblos Dari Balik Jeruji Besi

NASIONAL41 views

75 Orang Tahanan KPK Salurkan Hak Pilihnya

banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM.- JAKARTA :

Sejarah mencatat, masa pencoblosan Pemilu 2024, Rabu.14 Februari, tahanan KPK Syahrul Yasin Limpo (SYL) ikut menyalurkan hak pilihnya dari bilik jeruji besi.

Lokasinya, di TPS Rutan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

SYK, mantan Menteri Pertanian RI tersebut,  mmencoblos engan mengenakan kemeja putih panjang dengan celana panjang dan sepatu hitam.

Yang jadi pembeda, eks Gubernur Sulsel dua periode itu, hadir tidak  mengenakan rompi KPK seperti tahanan koruptor lainnya, yang hadir di Rutan Guntur maupun di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi atau C1.

Di area TPS yang sudah disediakan, SYL yang tersandung kasus korupsi itu, nampak tersenyum dan sesekali berpose hormat saat sejumkah Jurnalis menyapanya.

Usai mencoblos di bilik suara, SYL kemudian memasukan hak pilihnya ke kotak suara dan menempelkan jarinya ke tinta ungu sebagai tanda dirinya telah menggunakan hak suara pada Pemilu 2024.

Tak cuma SYL yang mencoblos, dalam rombongan eks pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo juga ikut mencoblos di TPS KPK.

Kendati, dia telah divonis 14 tahun pidana, Alun tetap ditahan di Rutan KPK karena putusan tersebut masih belum memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.

Selain Alun, ada juga nama tahanan tersohor lain yang mencoblos di Rutan KPK yaitu Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh, Sekretaris MA non-aktif Hasbi Hasan hingga Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono.

Satu rombongan dengan SYL, sejumlah tokoh yang terjerat kasus dugaan korupsi itu sama-sama mengenakan pakaian rapih dengan kemeja putih dan celana panjang hitam.

Kabag Pemberitaan Ali Fikri menyebutkan tahanan KPK berjumlah 67 bakal melakukan pencoblosan di Rutan Gedung Merah Putih KPK. 

Sementara, 8 tahanan KPK akan mencoblos di Rutan Puspomal, sehingga total tahanan KPK mencapai 75 orang.

“Fasilitasi pencoblosan dalam pemilu ini sebagai bentuk komitmen KPK dalam menjamin hak-hak dasar bagi para Tahanan KPK. Dimana Tahanan sebagai warga negara berhak untuk memilih dalam pemilihan umum,” tukas Ali Fikri.(r/red)

KORLIP : Muh Amir Gassing 

REDAKTUR : Mustafa

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed