Polisi Cokok Komplotan Maling Brangkas Emas

HUKRIM32 views

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

banner 970x250

Berakhir sudah pelarian kawanan maling spesial emas, yang selama ini marajalela dan meresahkan masyarakat Kota Makassar Sulsel.

Komplotan pencurian tesebut yakni  ARI alias Ade (34) RA alias Ihsan (36) dan AS alias Addi (27), yang merupakan warga Jl Andi Tadde Kecamatan Tallo.

Kali ini, para pelaku membobol rumah kirban bernama Kastumuni Harto (63), berprofesi sebagai  dosen Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas).

Korban, beralamat Jalan Minasa Upa Kel. Gunung Sari Kecamatan Rappocini.

Tak lama setelah menyatroni brankas berisi emas, akhirnya ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel, Jumat 16/02/2024.

Adapun penangkapan para paku berlangsung pada dua titik lokasi yang berbeda yaitu pertama di lokasi Jl.Rajawali Lorong 13B Kelurahan Pannambungan, Kecamatan Mariso, Kota Makassar dan lokasi kedua di Jl Gunung Latimojong (kios Hollywood) Kelurahan Maradekaya Selatan, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 1 buah brangkas merk crisbow (milik korban),  1 buah obeng berwarna hijau dan 1 buah linggis.

Juga, 27 buah cincin, 7 Emas Dubai,  44 buah Gelang, 17 Bros, 3 buah Mainan Kalung,  8 buah Anting, 1 buah Kalung, 5  Batang Emas Antam,  1 Emas Batangan dan 5 Sertifikat Deposito dan surat-surat emas.

Selain itu,  4 buah Jam Tangan, 1 buah Hard Disk,  4 Unit HP) dan 1 unit sepeda motor honda scopy warna merah nopol DD 2577 AD.

Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Benny Pornika didampingi Panit 2 Opsnal Ipda Andillah Makmur SE, MH menjelaskan, kronogis kejadian bahwa pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencungkil pintu rumah kemudian masuk dan mengambil 1 ( satu ) buah brangkas yang berisikan barang bukti.

” 21 potong emas antam, 3 potong emas batangan 100 gram, 3 gelang Dubai 160 gram, 5 potong gelang Dubai kecil 135 gram, 2 gelang Dubai 70 gram, 33 emas garancong 200 gram, gelang emas 60 gram, berlian gelang 11 potong 150 gram , cincin biasa dan berlian Dubai 150 gram emas bros 1 setel 100 gram, emas bros kendari 7 potong 130 gram 1 sertifikat , 1 stel emas putih berlian, BPKB mobil 2 buah, kalung emas 3 buah 57 gram dan mainan kalung 6 potong 45 gram denga total kerugian yang dialami korban ditaksir sekitar Rp 6 milliar,” rincinya.

Kompol Benny Pornika mengatakan, berdasarkan adanya laporan maka anggota Resmob Polda Sulsel back up Unit Reskrim Polsek Rappocini melakukan serangkaian penyelidikan dan memperoleh identitas pelaku dengan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (CURAT) di wilayah hukum Polsek Rappocini.

“Pelaku saat di amankan sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga anggota melakukan tembakan peringatan sebanyak 3 ( tiga ) kali namun tidak diindahkan, sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” ungkapnya.

Selanjutnya, Panit 2 Opsnal Resmob Polda Sulsel Ipda Abdillah Makmur menambahkan bahwa ada lima orang yang diamankan, namun tiga orang merupakan pelaku langsung dan kini pelaku di bawah ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan perawatan medis.

“Peranan para pelaku masing-masing Ade Rezky alias Ade yang merupakan kapten dalam melakukan pencurian dirumah milik korban, Pelaku Rahman Arsyad alias Ihsan merupakan residivis yang sebelumnya telah menjalani masa tahanan di lapas makassar dengan kasus pencurian hp di wilayah Polsek Manggala dan pelaku Asdi alias Addi merupakan residivis yang sebelumnya telah menjalani masa tahanan di rutan makassar dengan kasus pencurian handphone di depan kampus Unhas,” beber Ipda Abdillah Makmur.

Atas perbuataanya, pelaku disangkakan dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman pmaksimal 9 tahun penjara(jk/red).

KORLIP : Saiful Ngemba

REDAKTUR : Rahman S Kulle

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed