oleh

Makassar Wajibkan Konsumen Beli Gas Pakai KTP

Danny Pomanto : Yang Tidak Berhak Jangan Diberi

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Mulai Januari 2024 ini, Walikota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat yang ingin membeli gas bersubsidi LPG 3 Kg, WAJIB membawa atau melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kebijakan tersebut, sudah mulai diterapkan di setiap Pangkalan Gas Melon di Kota Makassar dan harus sesuai sasaran.

Danny meminta, setiap pangkalan harus disiplin soal aturan ini. Sebab jika tidak, ke depannya dikhawatirkan akan menimbulkan masalah apabila pembelinya tidak tepat sasaran.

Apalagi, katanya,  selama ini cukup banyak ditemukan usaha yang menggunakan tabung gas melon.

“Saya berharap Pertamina dengan semua pangkalannya harus disiplin aturan ini. Intinya, yang tidak berhak jangan diberi atau dikasi,” tegas Walikota dua peripde itu.

Dikatakan, Gas melon sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

 Namun, pada kenyataannya di lapangan, seringkali ditemukan gas ini digunakan pula oleh usaha-usaha bisnis menengah.

“Makanya, kondisi seperti ini tidak adil dan dilarang. Kemudian orang mendapatkan jatah satu atau dua tabung sehari. Bukan dibatasi tapi jangan berulang, jangan sampai memicu warga (konsumen) antrian panjang,” katanya.

Danny pun berjanji akan memperketat pengawasan dan siap menerima jika ada keluhan dari masyarakat. 

“Saya kira Pertamina pasti tidak main-main soal ini. Dia harus mengawasi soal itu dan kita juga lewat masyarakat kalau ada keluhan langsung sampaikan ke saya. Saya nanti akan sampaikan ke yang bersangkutan,” tukasnya.

Lanjut walikota menyatakan, program ini bertujuan agar penyaluran elpiji subsidi 3 kg tepat sasaran dengan segmen yang diatur pemerintah. 

Selain itu, kata Danny, untuk melindungi konsumen yang berhak seperti rumah tangga kurang mampu, UMKM kecil, petani sasaran dan nelayan sasaran.

Untuk pembeliannya, pangkalan elpiji melayani pembelian dengan mendata konsumen yang bertransaksi dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk didaftarakan ke dalam website Merchants Apps MyPertamina (MAP). 

Jika NIK KTP dan KK sudah terdata di P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ektrem) dan cocok, maka konsumen langsung bisa membeli gas elpiji 3 Kg. 

Gas bisa dibeli di sub penyalur atau pangkalan resmi.

Sementara itu, Fahrougi selaku Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan,  jika belum terdata, konsumen dapat mendaftarkan NIK KTP dan KK di sub penyalur atau pangkalan resmi dengan pendaftaran hanya dilakukan satu kali.

Akankah sistem pembelian gas dengan wajib KTP itu akan efektif dan menjamin takkan ada lagi antrian konsumen ? 

Nah, hanya waktu yang bisa menjawab.(bs/red)

JURNALIS : Lahwi Sila – Mansyur

EDITOR : Mustafa

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed