Duel Maut di Lokasi Sabung Ayam, Satu Tewas !

PERISTIWA24 views

Warga Maero Tewas, Warga Barandasi Alami Luka Tusuk

banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :

Sadis dan brutal. Saat terjadi perkelahian kelompok pemuda berbeda kampung, akhirnya berujung maut

Korban bernama Rustam alias Ubas (35), warga Lingkungan Su’rukanh Desa Maero Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto,  tewas mengenaskan setelah ditebas senjata tajam jenis parang, Minggu (10/12/2023).

Kasatreskrim Polres Jeneponto AKP Supriadi Anwar mengakui, adanya perkelahian warga dan menewaskan satu orang.

Belum diketahui jelas motif kasus perkelahian itu, yang diduga kuat terjadi di lokasi atau arena sabung ayam.

Selain kirban Ubas, dua orang lainnya dari Dusun Barandasi Kecamatan Tamalatea yakni M. Saleh Daeng Nuju 55) dan Agung Pratama (22), pun mengalami luka tusuk dan sabetan benda tajam di sejumlah bagian tubuhnya. 

Keduanya, kini mendapat perawatan intensif di RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto. 

Dari foto yang beredar di jagat maya, terlihat potongan tangan korban  yang meninggal dunia.

Sementara, dua orang lainnya nampak mendapat pertolongan dari para medis Puskesmas Tamalatea. 

Sumber yang layak dipecaya di TKP menceritakan, kejadian cekcok itu bermula ketika korban bersama rekan-rekannya sedang asik berkumpul.

“Beberapa orang tidak dikenal yang diduga dari Dusun Barandasi (Kecamatan Tamalatea, Jeneponto) datang,” ujar Kasi Humas Polres Jeneponto AKP Bakri.

Dikatakan, salah seorang dari kelompok tersebut menghampiri Ubas dan melakukan penganiayaan.

“Beberapa orang yang diduga dari Barandasi spontan langsung dalam keadaan emosi dan melakukan penganiayaan dengan cara memarangi Ubas,” katanya. 

Tak lama berselang, kelompok dari pihak Ubas yang diduga dari Desa Maero, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto juga melakukan perlawanan.

Mirisnya,  satu unit mobil jenis Avanza plat DD 1199 SS berwarna silver yang diketahui mobil pihak Dg Nuju turut menjadi bulan-bulanan warga.

Mobil tersebut, mengalami pecah kaca dan diduga dirusak pihak kelompok Ubas.

Sampai berita ini dipublis, aparat keamanan POLRI/TNI masih terus berjaga-jaga untuk mengantisipasi terjadinya penyerangan atau aksi balasan kedua kelompok warga yang bertikai.(r/red)

KORLIP : Dirwan D’sitori

EDITOR : Rahman S Kulle

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed