Devo : Mangkir Tapi SYL Tidak Akan Lari

HUKRIM35 views

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

banner 970x250

Pemanggilan kembali eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) oleh KPK, Rabu 11 Oktober 2023, tampaknya tidak dipenuhi gegara pulang kampung untuk sowan sekaliigus menyemangati kondisi kesehatan ortunya, Ibunda Ny.Hj.Nurhayaiti yang tengah terkulai dipembaringannya.

Kedatangan SYL di Jalan Haju Bau, Kota Makassar Sulsel itu Dibenarkan keponakannya Devo Khaddafi.

Dikatakan, kasus dugaan korupsi yang menjerat pamannya itu tentu tetap menghormati proses hukum dan akan kooperatif.

Hanya saja, terang Devo Khaddafi, SYL meminta agar diberikan ruang privasi untuk merawat ibunya sebelum kembali ke Jakarta. 

“Nda lama. Beliau hanya memastikan (kondisi kesehatan ibunya). Mudah-mudahan kondisi dari nenek kami (bisa kembali pulih). Kita berharap tidak ada sesuatu yang lebih gawat,” timpalnya.

Devo pun memastikan, SYL tidak memiliki agenda lain di Makassar selain menjaga ibunya. 

“Beliau (SY) hanya meminta agar diberi waktu merawat dan memastikan kondisi kesehatan ibunya terus membaik serta  semuanya bisa berjalan dengan baik. Jadi, intinya meski mangkir dari panggilan KPK tapi yakinlah SYL tidak akan lari, soal waktu saja,” tegas Devo.

Sebelumnya, SYL batal memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan sebagai saksi, semata untuk.menjenguk orang tua yang lagi sakit

“Saya menghormati KPK, namun izinkan saya terlebih dahulu menemui ibu di kampung. kata Syahrul Yasin Limpo melalui tim pengacara SYL, Ervin Lubis, Rabu, 11 Oktober 2023.

Permintaan penundaan pemeriksaan terhadap SYL telah disampaikan melalui surat yang meminta untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan kepadanya.

“Pada prinsipnya Syahrul Yasin Limpo sangat menghormati kewenangan dalam penyidikan KPK dan tetap berkomitmen untuk kooperatif menjalani proses hukum ini,” bebernya.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya juga tengah mendalai secara dalam terkait kasus dugaan pemerasan terhadap SYL oleh Ketua KPK Firli Bahuri.

Dan, berdasarkan Pengakuan Masyarakat (Dumas) terkait kasus ini, SYL pun telah memberikan kesaksian sehari pasca kedatangannya dari Eropa.

Untuk diketahui, SYL sebelumnya sudah 

Memberi keterangan pada 19 Juni 2023.

Dalam kasus tersebut, KPK menyebut, terdapat tiga klaster korupsi yang ditangani tim penyidik. Antara lain, yakni pemeresan dalam jabatan, dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pada kasus SYL ini, akan dikawal beberapa penasehat hukum, diantaranya  Febri Diansyah, Erwin Lubis, Arianto W Soegio dan Anggi Alwik Siregar.

EDITOR : Rahman –  SS.Nyampa – Mustafa – AM.Dirfan

PEMRED : Ardi Tahir

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed