Pelaku Perdagangan Orang Dicokok Polisi

HUKRIM29 views

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

banner 970x250

Cepat dan mudahnya mengakses layanan internet dengan beragan fitur dan aplikasi, justeru banyak oknum menjadikannya ‘lahan’  bisnis untuk mendapatkan duit.

Sebut saja, penggunaan aplikasi online Mi Chat, yang menawarkan jasa prostitusi kepada para lelaki hidung belang.

Padahal, transaksi layanan seks lewat Mi Chat itu adalah sebuah pelanggaran hukum karena masuk dalam kategori asus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Modus itulah, yang berhasil dibongkar aparat kepolisian dengan meringkus tiga pemuda belasan tahun di salah satu wisma di bilangan Jalan Pelita Kelurahan Ballaparang Kecamatan Rappocini Kota Makassar Sulsel, Senin (11/9/2023).

Tiga rema ja yang diduga sebagai muncikari termasuk satu korban prostitusi, masing-mang berinisial NS (16), AD (16), AL (17) dan AW (18).

Ironisnya, dua orang dari tga pelaku itu masih berstatus pelajar. Sedangkan, satu pria lainnya berprofesi sebagai buruh bangunan.

Para pelaku diamankan jajaran Tim Khusus (Timsus) Polsek Rappocini.

Kapolsek Rappocini AKP Muhammad Yusuf mengatakan, pengungkapan ini berawal dari pihaknya mendapatkan informasi pihak wisma lantaran mencurigai gerak-gerik beberapa remaja tersebut.

“Kita mendapatkan informasi dari pihak penginapan bahwa ada beberapa remaja yang berkumpul dalam satu kamar,” ujarnya.

Saat polisi ke lokasi, didapati dalam kamar tersebut ada empat orang dan sedang berpesta minuman keras (miras). Dalam kamar tersebut didapati ada tiga pria dan seorang wanita.

Hasil pemeriksaan, tiga pria ini muncikari, mereka berperan untuk mencarikan pria hidung belang ke korban perempuan inisial NS usia 16.

Menurut Yusuf, modus operandi dari praktik TPPO prostitusi itu dijalankan pelaku dengan menawarkan wanita melalui aplikasi media sosial MiChat.

“Ini untuk dieksploitasi seksual dan hasil dari menjajakan para korban prostitusi tersebut digunakan untuk membeli makanan dan minuman keras,” bebernya.

Berdasarkan keterangan muncikari, sebut Kapolsek, mereka menawarkan wanita NS dengan harga Rp 150.000 hingga Rp 300.000 sekali kencan dengan pria hidung belang.(red)

KORLIP : Rahmat Rani – Saiful Ngemba – Rahman Samad

EDITOR : SS.Nyampa

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed