Genjot PAD, Gowa ‘Berguru’ ke Bali

BERITA36 views

Ket.Gambar : Bupati Gowa Sulsel dan Bupati Klungkung Bali, saling bertukar cenderamata pada Rakor Pendapatan Faetah di Badung Bali.(foto2 : Arfan/red)

banner 970x250

—————————————————–

MEDIAKTUAL.COM – BALI :

‘Saya minta agar potensi-potensi PAD yang ada harus digenjot agar Kabupaten Gowa bisa segera menjadi daerah yang mandiri’.

Hal tersebut, disampaikan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, saat membuka Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah bagi seluruh SKPD Pengelola PAD, berlangsunv di Fashion Hotel Legian, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Selasa 12 September 2023.

Pada rakor Ini, Bupati Klungkung Provinsi Bali I.Nyoman Suwirta didapuk memberikan paparan materi.

Untuk diketahui, selama pemerintahan Bupati Adnan dan Wabup Abd Rauf, Pemkab Gowa telah melakukan berbagai upaya untuk mendongkrak capaian PAD secara signifikan.

Adnan mengakui, Rakor ini sengaja digelar di Bali karena Kabupaten Badung adalah salah satu daerah yang PAD nya terbesar di Indonesia dengan capaian hingga Rp 6 triliun mulai dari pajak resto, hotel, tempat hiburan dan lainnya.

Dikatakan, di Indonesia terdapat daerah yang mampu secara PAD (mandiri), daerah yang setengah mandiri dan tidak, dan daerah yang PADnya kecil sehingga membutuhkan dana transfer dari pusat.

“Setiap daerah itu harus mandiri, kita di Kabupaten Gowa terus berusaha menuju pada kemandirian daerah, sehingga harus betul-betul memiliki visi yang sama untuk bisa meningkatkan PAD jauh lebih tinggi dibandingkan sekarang dan kemandirian daerah itu bisa terwujud melalui kalian (SKPD) sebagai pengelola pendapatan,” tegas Adnan mengingatkan. 

Selain itu, sebutnya, Kabupaten Badung adalah salah satu yang memiliki PAD terkuat di Indonesia dan menjadi daerah yang tergolong sangat mandiri karena mampu membiayai dirinya sendiri. 

Adnan, yang juga sebagai Sekjen Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mengurai, ada tiga strategi yang dilakukan dalam peningkatan PAD Gowa.

Pertama, kata dia, pengembangan pariwisata unggulan dengan menghadirkan berbagai wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan datang ke Gowa khususnya saat akhir pekan. 

“Senin-Kamis kita memang tidak bisa menandingi Makassar, namun di hari Jumat-Minggu kita bisa menarik orang datang ke Gowa untuk liburan,” harapnya.

Bupati Gowa dua periode itupun mengungkap,  di tahun ini ada berbagai tempat wisata unggulan yang pengerjaannya sedang berjalan yaitu Cimory Malino Wonderland, Malino Hills, Kampung Eropa dan Malino Green Hills.

“Nah.. jika ini selesai maka Insya Allah potensi PAD kita bisa meningkat lebih pesat,” harapnya. 

Strategi lainnya yang dilakukan yaitu dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan pengembangan inovasi peningkatan PAD. 

“Kondisi keuangan daerah yang ada saat ini tidak sedang baik-baik saja, apalagi beban APBD sangat besar di tahun depan seperti Pilkada yang harus dianggarkan full dari APBD beban hubungan keuangan pemerintah pusat yang mewajibkan infrastruktur 40%, 30% untuk belanja pegawai, pendidikan 20%, kesehatan 10%, dana desa naik menjadi 15%, lalu kemudian ada APIP ada BPJS. Kalau kita tidak mampu mengelola pendapatan kita maka ini tidak akan mampu kita anggarkan dengan baik. Makanya,  salah satu caranya maksimalkan pendapatan yang bisa dimaksimalkan,” tukasnya. 

Hal lain, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan berbagai hal yang dilakukan di daerahnya dalam meningkatkan PAD, khususnya pada tempat Wisata Nusa Penida yang dibangun dari awal atau disebut dengan membangun dari titik ungkit. 

Ia mengaku, dirinya dari awal menjadi Bupati sangat konsen dalam memajukan wisata Nusa Penida yang awalnya belum diketahui oleh maayarakat luas, namun sekarang mampu meningkat dengan jumlah kunjungan wisatawan hingga 12 ribu pengunjung setiap harinya. 

“Terpenting, secara bertahap kita bangun infrastruktrur jalan dan pelabuhan, promosi pariwisata dalam dan luar negeri, penataan, menfasilitasu pengembagan sumber daya pariwsata, pengelolaan sampah, peningkatan oapasitas air bersih dan fasilitas kesehataj, serta penyediaan akses internet,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa yang juga Koordinator Pengelola PAD Kabupaten Gowa, Indra Wahyudi Yusuf mengatakan Rakor ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan berkolaborasi dalam upaya meningkatkan PAD di Kabupaten Gowa. 

“Kami sambil studi tiru juga langsung melakukan rapat koordinasi bersama SKPD terkait, termasuk mendengarkan langsung kiat-kiat Bupati Klungkung dan Pemda Badung yang mereka lakukan di daerah masing-masing dalam peningkatan PAD apalagi mereka itu adalah penghasil-penghasil PAD besar, misalnya Kabupaten Klungkung dimana mereka dari PAD yang kecil kini meningkat pesat,” tukasnya. 

PEMRED : Ardi Tahir

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed