oleh

Pj.Gubernur Sulsel Tebar Janji Program Prioritas

Bahtiar : Saya Kerja Profesional dan Terukur

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Sehari pasca dilantiknya Bahtiar Baharuddin sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, dia langsung masuk kantor dan mengumpulkan sejumlah Kepala OPD, pejabat Eselon III dan IV serta sowan ke DPRD Sulsel selaku mitra kerja.

Kali pertama menginjakkan kaki di Kantor Gubernur Sulsel, Bahtiar disambut dengan Tari Padduppa. 

Selanjutnya, masuk di ruang kerjanya yang terletak di lantai dua gedung utama Kantor Gubenur Sulsel.

Dihadapan para Jurnalis dari berbagai media, Bahtiar menyebut,  delapan hal yang akan menjadi program prioritasnya.

Pertama, memastikan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang hari H pencoblosannya pada 14 Pebruari 2024 mendatang berjalan dengan baik.

“Bulan depan, sudah mulai tahapan Pemilu. Tanggal 10 Oktober, sudah mulai pendaftaran Calon Presiden, tanggal 3 November sudah ada Daftar Caleg Tetap atau DCT,” ungkapnya.

Pj.Gubernur bergelar Doktor Pemerintahan itu mengakui, sampai saat ini dirinya masih merangkap jabatan sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri.

Makanya, terang Bahtiar, dia harus pastikan kesiapan dari penyelenggara Pemilu, KPU, Bawaslu dan instansi terkait lainnya yang mendukung Pemilu.

“Harus kita pastikan semua siap. Siap dari sisi SDM-nya, siap dari sisi alat dan anggarannya. Itulah pentingnya melakukan konsolidasi kedewan termasuk membangun komunikasi dengan unsur Forkopimda dan stakeholder lainnya,” pungkasnya.

Prioritas kedua, imbuhnya,  adalah memastikan kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

“Kita siapkan anggarannya tahun ini berapa, tahun depan berapa,” jelas Bahtiar.

Ket.Gambar : Pj.Gubernur Bahtiar Baharuddin disambut Tari Paduppa di Kantor Gubenur Sulsel.(rep)

Ketiga, adalah pengendalian inflasi. Selaku Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar akan memastikan inflasi dalam kendali, dan 21 kebutuhan pokok tersedia di masyarakat.

Keempat, penanganan inflasi harus dipastikan berjalan dengan baik, dengan terus medorong aktivitas usaha ekonomi masyarakat. 

Kelima, penangan masalah stunting yanh harus dipastikan anggarannya ada dan dikerjakan serta terkelola dengan baik. 

“Sekarang, sudah ada aplikasi pengelolaan stunting di Indonesia, ini yang bisa  kita deteksi seluruh penduduk Sulawesi Selatan yang hamil. Artinya, melalui aplikasi ini bisa mendeteksi soal gizi buruk, jangan sampai ada di daerah kita yang busung lapar. Kita harus pastikan tidak boleh ada seperti itu karena kita Sulsel adalah daerah yang kaya,” jelas Bahtiar.

Keenam, penanganan kemiskinan ekstrem dan ketahanan pangan, khususnya penanganan dampak El Nino, yang akan sangat berpengaruh pada ketahanan pangan.

Dibeberkan, seperti Kata BMKG, cuaca kita tidak terlalu bagus karena faktor El Nino. 

“Apa solusinya kalau kekeringan di banyak tempat? Air itu kan cuma dua sumbernya dari bawah tanah dan dari atas. Jangan sampai kekeringan di masyarakat, apalagi untuk menanam. Kalau dari atas tentunya kita harus rekayasa alam. Kalau memang El Nino ini berkepanjangan harus dilakukan rekayasa cuaca,” sebut Bahtiar.

Prioritas ketujuh  adalah soal stabilitas daerah, tentu terkait politik dan keamanan. 

Bahtiar menegaskan, dalam menjalankan tugasnya ia terlepas dari segala kepentingan politik. 

Pasaknya, dIa hadir bukan sebagai pejabat politik dan tidak membawa cita-cita politik untuk menjadi gubernur, melainkan sebagai pejabat administrasi negara.

“Komandan saya cuma Presiden Jokowi dan Mendagri Tito, saya pejabat profesional. Insyaallah saya bekerja secara profesional dan terukur,” tukasnya meyakinkan.

Benarkah, Penjabat Gubernur Bahtiar Baharuddin enggan terkontaminasi interes politik dan membuktikan komitmennya untuk bekerja  profesional ?

“Kita nantikan dan hanya waktu yang bisa menjawab,” geutu Mansyur Hamzah,  seorang penggiat LSM di Sulsel.

PEMRED : Ardi Tahir

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed