oleh

Siswa SMPN 27 Adu Keren Kostum Pejuang

Kepsek Nurdin : Pupuk Jiwa Nasionalisme

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Semarak HUT RI ke-78 UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar dimeriahkan dengan aksi adu talenta siswa siswi berjalan di atas catwalk.

Fashion show bertema perjuangan ini dihelat sebagai bagian dari lomba HUT RI ke-78 yang akan berlangsung hingga 17 Agustus 2023 mendatang.

Sebelum aksi dari para siswa, panggung dan catwalk terlebih dahulu dijajal oleh tiga model profesional.

Mereka adalah Adrian dari Yayasan Putera Puteri Sulawesi Selatan dan dua rekannya Andra dan Aidil yang masing masing tercatat sebagai Duta Pelajar Sulsel dari Kota Cinta Habibie-Ainun Pare Pare.

Kehadiran ketiga duta ini sebagai ajang sosialisasi sekaligus didaulat menjadi juri dalam lomba fashion show SMPN 27 Makassar.

Lomba diselenggarakan sebagai bagian implementasi kurikulum merdeka dan upaya sekolah membangun profil pelajar Pancasila melalui kegiatan yang sifatnya kreatif dan cinta tanah air di kalangan pelajar.

Berdasarkan pantuan kostum yang dikenakan siswa cukup beragam seperti kebaya tradisional, pakaian adat khas Makassar, kostum perawat, kostum tokoh pejuang wanita, sampai kostum siswa sekolah dasar turut mewarnai aksi mereka diatas catwalk.

Sekitar 31 peserta yang merupakan perwakilan dari kelas masing masing adu kebolehan dalam aksi modeling.

Dalam kesempatan ini, Kepala SMPN 27 Makassar Nurdin, S.Pd., SH, M. Pd, mengapresiasi kegiatan ini.

Di depan para duta, Kepala Sekolah Penggerak ini meminta untuk pembinaan lebih lanjut bagi siswa-siswi SMPN 27 yang dianggap punya passion di bidang modeling.

“Bisa juga nanti dilatih siswa kita yang memang punya bakat,” harap Nurdin.

Menanggapi permintaan tersebut, Adrian yang juga duta Putera Puteri Sulsel menyatakan siap menjadi mentor bagi siswa SMPN 27. Terkait kriteria siswa yang dibutuhkan, menurutnya tidak ada kriteria khusus.

“Tidak memandang fisik ji yang penting mau, sehat, dan punya wawasan yang baik” ungkap Adrian.

Selain itu, siswa yang lolos seleksi nantinya juga akan diberi pembekalan khusus.

“Nanti kan dikarantina dan dikasikan beberapa materi” timpal Andra, Duta Pelajar Sulsel asal Pare Pare yang baru sekira dua bulan dilantik.(rls/mansyur/red)

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed