oleh

Tidak Lengkap, Sertifikat Tertunda Terbit

Terkait Program PTSL di BPN Gowa

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Pelayanan di Kantor Badan Pertanahan Nasional-ATR Kabupaten Gowa, tak mengenal dan tak ada diskriminasi (pilih-kasih membedakan) siapa saja komponen masyarakat yang berkepentingan dan punya  urusan dikantornya.

Demikian, ditegaskan Kepala Seksi Penetapan dan Pendaftaran, H.Muh.Natsir Maudu, SH, MH, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu  (9/8) iikwal sinyalemen sulitnya menemui Pimpinan BPN Gowa, Sulsel.
  
Natsir Maudu mengungkapkan, siapapun tamu dari unsur masyarakat tanpa menyebutkan profesi dan lembaganya diperlakukan alias pelayaanan sama.

Hanya saja, menurutnya, siapa yang duluan diprioritaskan  dan tamu lainnya menunggu giliran alias antrian, jelas pejabat yang dikenal supel itu.

Begitupun, katanya, dugaan terlambat sertifikat yang diajukan pemohon hingga berbulan-bulan, bahkan mendekati tahunan.

Natsir memperjelas, hal seperti itu terjadi lantaran pemohon berkasnya tidak lengkap dan dihubungi untuk melengkapi tapi tak direspon dan tidak dipenuhi sehingga berbulan-bulan mendekati tahunan tidak terbit.

Prosentasi tersebut, katanya,  sangat rendah  cuma antara 3-5 % dari ratusan atau ribuan pemohon.
  
Natsir Maudu mengatakan, pihaknya senantiasa ingin mengupayakan sertifikat tanah warga masyarakat merata dan sukses pemilikan paten di Kabupaten  Gowa..
 
Apalagi, katanya, nama baik instutusi  BPN Gowa senantiasa dijaga mengingat “nakhodanya’  adalah putra daerah Gowa berdarah Bontonompo yakni H Achmad m, S ST, MH.
  
  “Alhamdulillah, sistem Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) tahun ini, 2023 lebih 32 ribu sehingga kesimpulan, tak benar pelayanan diskriminatif dan sangat-sangat terlambat,” tutur Natsir Maudu meyakinkan. (Burnas Mangung/red)

KORLIP : Muh Yusuf – Anwar Lasilu
 

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed