PPDB SMPN 23 Makassar ‘Cekik’ Ortu Siswa Baru

PENDIDIKAN170 views

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

banner 970x250

Belum lama ini salah satu media mengekspose berita berkaitan jumlah pembelian perlengkapan buat siswa baru yang banyak dikeluhkan orang tua siswa .

Kadis Pendidikan Kota Makassar yang mendapat laporan langsung turun tangan dan melakukan rapat dadakan dengan para kepala sekolah.

Hasilnya , beberapa sekolah mengevaluasi kembali dan memberikan pengarahan kepada petugas Koperasi Sekolah agar tidak memaksa para orang tua  dalam menawarkan perlengkapan. 

Namun, tidak demikian untuk SMP 23, justru lebih “gila” yang mematok nilai perlengkapan sampai 2 juta 15 ribu setiap siswa jika ingin didaftarkan pada sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024 di SMPN 23.

Akibatnya, tidak sedikit orang tua siswa baru berkerut dahi dan mengeluh akan nilai pembayaran perlengkapan ditengah kondisi ekonomi yang kurang normal ini, ” keterlaluan SMP 23, ini namanya menggunakan kesempatan dalam kesempitan, dan ini sangat mencekik warga yang tidak mampu yang ingin menyekolahkan anaknya ” tuturnya sedikit emosi.

Orang tua lain, yang ditemui media ini di pekarangan SMP 23 juga dengan nada mencibir berujar ” lucu program Pemkot ( Dany Pomanto) berbanding terbalik dengan kenyataan dilapangan. Danny dengan program “Passikolah” justru secara halus ditantang oleh para pendidik,contohnya di SMP 23 ini, bagaimana mau sekolah kalau dipaksakan beli perlengkapan dengan harga selangit.

Plt kepsek SMP 23, Umar yang dihubungi, lewat SMS Mereka menjawab tidak tahu dan meminta menanyakan langsung pada koperasi. Inilah misterinya ” Kok Plt. kepsek tidak tahu, sebuah indikasi lepas tanggung jawab dan kepsek yang demikian perlu dievaluasi” jelas pengamat pendidikan Drs.Ardi Tahir.

Sementara, Kadis pendidikan Muhyiddin yang di hubungi via telpon dan SMS tak memberikan komentarnya.

Yang pasti masalah pembayaran perlengkapan sekolah untuk siswa baru, sangatlah meresahkan dan pihak yang berkompeten diharapkan segera turun tangan .

“Sangat omong kosong tidak ada kerjasama dengan pihak distributor perlengkapan sekolah dengan pihak Disdik Kota Makassar,” sorot Ardi Tahir. (Bersambung/AH/red)

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed