oleh

34 Guru di Gowa Raih Penghargaan

Wakil Bupati Pimpin Peringatan Hardiknas 2023

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Pendidikan yang menuntun bakat, minat dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan sebagai anggota masyarakat.

Penjabaran cita-cita luhur Ki Hajar Dewantara, itulah esensi dari program MERDEKA BELAJAR.

Hal tersebut, disampaikan Wakil Bupati Gowa H.Abd.Rauf Malaganni, membacakan sambutan seragam Menteri Mendibudristek RI Nadiem Makarien, saat menjadi Inspektur Upacara pada upacara peringatan  Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), berlangsung di pelataran Kantor Bupati Gowa, Selasa 2 Mei 2023.

“Anak-anak kita sekarang bisa belajar lebih tenang karena aktivitas belajar mereka dinilai secara holistik oleh gurunya. Para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikan sekarang dapat menggunakan data assesmen nasional di platform rapor pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan. Dan sekarang guru-guru yang dulu diikat oleh peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya kurikulum merdeka,” ungkapnya meyakinkan.

Krg.Kio, panggilan akrab Wabup Gowa mengharapkan guru-guru sekarang harus semakin aktif memberikan pelajaran kepada para murid atau siswa.

“Sekarang kan sudah ada merdeka belajar dimana guru-guru diminta berinovasi dalam mengajar. Arahkan para siswa atau murid sesuai bakatnya. Dengan cara ini kita akan tahu potensi anak didik sehingga mampu berkarya dan berprestasi di mata pelajaran yang mereka sukai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Taufik Mursad menjelaskan program Merdeka Belajar adalah sebuah program yang memberi perubahan paradigma sistem pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi.

“Merdeka belajar memberikan keleluasan kepada guru dan tenaga pendidik untuk berinovasi melakukan proses pembelajaran dengan memperhatikan bakat minat dan potensi masing-masing anak. Juga masing-masing guru melakukan pemetaan potensi anak. Melakukan deteksi dini dan evaluasi proses dan hasil pembelajaran kemudian mencoba melakukan inovasi perbaikan cara pembelajaran sehingga hasil pembelajaran dapat lebih baik, lebih bermutu, efektif dan nyaman bagi anak didik,” paparnya.

Momen Hardiknas ini, Pemkab Gowa engganjar Reward berupa Satyalancana Karya Satya kepada 34 orang tenaga pendidik yang terdiri dari 30 tahun 14 orang, 20 tahun 8 orang  dan 10 tahun 12 orang.

Juga,  piagam penghargaan yang meraih Adiwiyata Nasional kepada empat sekolah yakni SDI Tamanyeleng, SDN Paccinongang Unggulan, SDN Bontomaero II, SMPN 1 Tombolopao, SMPN 2 Barombong, dan SMPN 1 Parigi serta 19 sekolah peraih Adiwiyata Provinsi salah satunya SMPN 2 Bajeng Barat, SDN Sungguminasa V, dan SMP IT Al-Fityan.

Turut hadir, Sekda Gowa Kamsina, jajaran Forkopimda Gowa, SKPD Lingkup Pemkab Gowa dan jajaran ASN Lingkup Pemkab Gowa.

Di sela-sela peringatan Hardiknas 2023 tersebut, diwarnai aktraksi atau penampilan pemuda-pemuda pemberani dengan menyemburkan kobaran api dari mulutnya.

Salah seorang yang mengaku kagum yakni Dandim 1409 Gowa Letkol Inf Muh Isnaeni Natsir, yang menyaksikan tarian Pepepeka ri Makka.

Dandim merasakan, dibakar api namun tidak berbekas sedikitpun baik pada pakaian adat yang dikenakan maupun pada kulitnya.(red)

KORLIP : Dirwan – Yusuf – Anwar

EDITOR : Tajuddin Ngawing

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed