Warga Soroti Pasar Malam Galesong Takalar

PERISTIWA218 views

Permainan Ketangkasan Diduga Bentuk Perjudian

banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – TAKALAR :

Memberikan sarana hiburan masyarakat, berupa kegiatan Pasar Malam, bagi Umat Muslim yang tengah menunaikan Ibadah Puasa Ramadhabn 1444 H, patut saja diapreasi.

Yang salah itu, jika sarana hiburan itu ‘dinodai’ dengan suguhan permainan ketangkasan yang diduga beraroma perjudian.

Dampaknya, sangat jelas tidak mengedukasi tetapi justeru merangsang dan memicu masyarakat untuk berbuat sesuatu kegiatan yang melanggar hukum maupun dari aspek ajaran Islam.

Sorotan publik, terkait dibukanya permainan ketangkasan di Pasar Malam yang ada di Lapangan Galesong  alias berhadapan dengan Kantor  Polsek Galesong Takalar, sangat pantas diberi kartu ‘kuning’ dan diawasi ketat pihak berkompeten terhadap San Pengeloa usaha.

Kini, apapun dalihnya, praktek  ketangkasan itu sama halnya memberikan ruang masyarakat untuk mengikuti permainan ala judi itu karena tertarik ingin mendapatkan hadiah-hadiah menarik meskipun itu memaksakan diri merogoh isi  dompet.

Kepada MEDIA AKTUAL(Cetak  .
& Online), beberapa warga mengeluh dan menyoroti adanya sisipan permainan ketangkasan ini karena akan khawatir akan berdampak kepada anak-anaknya.

Betapa tidak, hasil pantauan Pasar Malam, Sabtu malam 15 April 2023, tampak jelas ketangkasan ini melenceng dari segi hiburan gegara ada unsur judinya.

Seperti, permainan gelang-gelang yang memantik ketertarikan para pengunjung untuk bermain.

Tentu, harus membayar lebih dulu sebelum mencoba memasukkan gelang-gelang ke dalam hadiah yang dipilihnm dengan cara di melemparkan gelang gelang tersebut.

“Kami mau tempat kami bebas dari arena perjudian, jangan cuma melihat segi bisnisnya karena tidak mendidik mesyarakat. Apalagi, digelar pada momen Bulan Suci Ranadhan,”gerutu warga setaya mengeleng-gelengkan kepada pertanda prihatin.

Warga berharap, kiranya aparat kepolisian untuk segera mewarning dan melakukan action nyata di lapangan.

“Kalau memang ada barang bukti, yah harus ditindaki dan diproses hukum sesuai Undang-Undang yang berlaku,” tukas warga Galesong.

Lantas apa tanggapan pihak oengelola Pasar Malam, inilah yang terkendala.

Pasalnya, saat hendak dikonfirmasi, karyawannya mengaku ‘BOS’ tidak berada ditempat. (red)

KORLIP : Rahman Samad

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed