Bone Sosialisasikan Aplikasi TNT Desa

DAERAH23 views

Jalin Kerjasama Bank Sulselbar Cabang Watampone

banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – BONE :

Salah satu upaya menghindari terjadinya praktek Pungutan Liar (Pungli), Pemkab Bone Sulsel menerapkan Aplikasi Transaksi Non Tunai (TNT) Online Cash Management Sistem (CMS) Desa Se-Kabupaten Bone.

Untuk mengotimalkan sistem.online tersebut, dilaksanakan Bimbingan Teknik (Bimtek) dirangkaikan dengan Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bone dengan PT Bank Sulselbar tentang sewa lahan milik pemerintah daerah Kabupaten Bone.

Bimtek tersebut, dibuka Sekda Bone Andi Islanuddin, berlangsung di Ballroom Sentosa Novena Hotel, Kamis (13/4/2023).

Kepala Dinas PMD Bone A. Gunadil Ukra mengatakan, Kegiatan ini terselenggara oleh Pemerintah Daerah Bone melalui DPMD Bone bekerjasama dengan pihak Bank Sulselbar selaku mitra pengelolaan keuangan desa.

“Sosialisasi bimtek transaksi non tunai online cash management sistem merupakan tindak lanjut Peraturan Bupati Bone tentang transaksi non Tunai. sistem ini diharapkan menjadikan transparansi pengelolaan keuangan di tingkat desa dengan melibatkan peserta dari seluruh Kaur Pemerintah Desa,” ungkapnya.

Hal lain, Kepala Cabang Bank Sulselbar Bone, H. Rahmat Mustamin mengatakan terima kasih atas kepercayaan pemerintah daerah Bone kepada Bank Sulselbar dalam hal pengelolaan keuangan pemerintah Desa.

“Aplikasi CMS selain memudahkan transaksi yang transparan juga menjadi upaya menghindari resiko penyalahgunaan keuangan serta mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel,” bebernya.

Sementara itu, Sekda Bone mengatakan, hari ini ada dua kegiatan yang menurut saya sangat penting untuk dilaksanakan yakni, sosialisasi CMS dan penandatanganan perjanjian kerjasama sewa lahan milik pemerintah daerah dengan Bank Sulselbar.

“Ke depan, transaksi secara tunai sudah mulai dihilangkan apa lagi telah diterbitkan peraturan Bupati Bone untuk seluruh transaksi non tunai. mengingat di era digitalisasi saat ini suka tidak suka harus kita laksanakan,” jelasnya.

“Pemerintah Daerah berharap agar seluruh peserta mengikuti sosialisasi ini secara bersungguh-sungguh karena sistem ini kita harapkan bisa menghindari praktek pungli,” tutur Sekda Andi Islamuddin.(r/red)

EDITOR : Faisal Mansur

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed