Buwas : Beras Impor Bukan Diperjual-belikan

EKOBIS28 views

MEDIAKTUAL.COM – JAKARTA :

banner 970x250

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan, import beras yang dilakukan pemerintah adalah untuk mengantisipasi kekurangan stok dalam negeri.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan, keputusan impor atau tidak impor bergantung pada kebutuhan negara untuk buffer stok.

“Jadi kalau gudang Bulog punya daya tampung 3,6 juta ton, kalau bisa terpenuhi kami tidak perlu impor. Sesuai kebutuhan ya,” ujar Budi Waseso usai mendampingi Presiden di Gudang Bulog Kartasura, Jawa Tengah, Senin (10/4/2023).

Budi Waseso menyatakan, beras impor tidak untuk diperjualbelikan ke publik.

Karena bersifat hanya untuk mengantisipasi jika ada kekurangan di dalam negeri.

“Kan beras impor bukan untuk diperjualbelikan, pahamkan. Jadi beras impor memang tidak untuk dijualbelikan, memang sifatnya untuk cadangan yang diperlukan negara,” kata ujar Budi lebih lanjut.

Budi mengatakan, untuk daerah yang bukan produsen beras akan menerima bantuan sosial dari beras impor. Sehingga, bansos tersebut diberikan secara merata.

“Misalnya di daerah Maluku Utara, kan kurang-kurang ya, walaupun Ambon produksi beras. Tapi kalau untuk wilayah lain belum tentu cukup, memang hanya untuk yang kami suplai,” ucapnya.

Meski ada kebijakan impor beras, Budi memastikan pemerintah tetap mengoptimalkan beras produksi dalam negeri.

“(Karena) saya tidak bisa mengatakan perlu tidak perlu (impor),”tuturnya.(r/red)

EDITOR : Mustafa

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed