Dugaan Penipuan Bangunan CD Sungai Jeneberang

PERISTIWA343 views

MEDIAKTUAL.COM – TAKALAR :

banner 970x250

Oknum pelaksana pemeliharaan berkala bangunan Consolidasi Dam (CD) Sungai Jeneberang diduga melakukan penipuan kepada suplayer dan pekerja proyek

Kasus tersebut, terkait dengan pembangunan
pemeliharaan berkala bangunan CD jeneberang yang dikerja oleh CV Kawasik Tua Dengan nilai kontrak 2,9 miliar diduga ada oknum pelaksana melakukan penipuan kepada para pekerja dan suplayer

Pasalnya, Oktavianus yang selaku pelaksana proyek tersebut diduga melarikan uang material dan upah kerja yang dicairkan melalui rekening perusahaan.
Pihak Direktur CV.Kawasik Tua,” ungkap sumber yang namanya dirahasiakan kemedia ini 8 april 2023

Lanjut sumber, pihak yang terlibat dalam hal proyek ini,,, seakan akan ingin lepas tangan untuk pembayaran material yang telah di pake pada proyek tersebut diatas dengan membebankan semua tagihan kepada pelaksananya,,, diketahui oknum Oktavianus sudah melariakan diri ke kendari.

Ironisnya lagi, 100 persen uang telah cair sejak bulan Desember padahal pekerjaan pada saat itu masih belum selesai, kami pun menduga,,, ini sudah ada permainan bersama pihak PPK dan direktur perusahaan untuk menyelesaikannya di bulan maret dan untuk menutupi tanggung jawab mereka melakukan pergantian pelaksana lapangan dari pak.Okta kepada pak Wawan guna untuk menghindari tagihan di lokasi kegiatan.

Kemudian,,, dengan alasan bahwa sisa uang direkening yang akan di gunakan untuk menyelesaikan bahan material setelah selesai dikerja yang sisa 11 persen.

Padahal, ini hanya strategi untuk mengamankan diri dari pemeriksa tapi pada kenyataannya dengan kerja sama yang rapi pihak pelaksana perusahaan dengan persetujuan PPK yang membuka blokir rekening telah menarik semua uang direkening perusahaan tampa membayar material yang dipakai.

Dan, kenyataan di lapangan masih terdapat pekerjaan yang tidak diselesaikan pada pengecoran rel tetapi dengan alasan bencana sehingga sampai sekarang belum di selesaikan tetapi telah cair 100.persen.

Lanjut, sumber yang layak dipercaya mengatakan, pihak perusahaan dan pelaksana saling melempar tanggung jawab terkait aliran dana yang telah ditarik dari rekening perusahaan.

Yang menggelitik, bukti rekening dan rekaman percakapan via telefon dengan Pak Okta sangat jelas orang yang menerima uang yang ditarik dari rekening perusahaan.

Sementara, Firman selaku pihak CV Kawasik Tua saat dikonfirmasi mengakui pihaknya melakukan pembayaran sesuai bobot yang dikeluarkan oleh dinas atau konsultan dan itu saya lakukan.(red)

KORLIP : Rahman S Kulle

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed