Pemotor Ugal-ugalan Dibebaskan, Porei Tawwa !

PERISTIWA123 views

Presiden Jokowi : Tak Perlu Ditahan Tapi Dibina

banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Seseorang yang keblingsatan mencari sensasi di tengah publik saat ini, memang mudah dilakukan agar cepat viral di dunivmaya.

Apakah itu, aksinya memang direncanakan atau secara tidak sengaja, itu bukan soal.

Terpenting, mereka nekat berbuat sesuatu dan sudah terlampiaskan, barulah hatinya merasa plong.

Manuver dan tindakan over itulah, sempat dipertintonkan seorang pemuda bernana Juna Wanisu Darul (18), yang memotong dan merangsek masuk dilintasan jalan yang dilalui konvoi mobil Indonesia-1 yang digunakan Presiden Joko Widodo saat melakukan Kunker di Kota Makassar, Rabu 29 Maret 2023.

Lokasi kejadiannya, di jalur poros Jalan Gunung Bwakaraeng, tepatnya area depan Hotel Ramayana.

Aksi ugal-ugalan remaja yang mengaku anak Yatim Piatu itu, akhirny berhasil diamankan setelah personel Resmob Polda Sulsel dibantu Jatanras Polrestabes Makassar mencokok Darul.di Jl.Batua Raya bersama dua temannya yakni Haikal (25) dan Muh GFikri (23).

“Iya pemotor yang viral potong jalur rombongan presiden sudah kita amankan,” ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Budhi Haryanto, Kamis 30 Maret 2023.

Dikatakan,  pemotor tersebut tak tahu ada mobil rombongan Jokowi saat melawan arus.

Makanya, kata dia,  pemotor itu yang kaget melihat konvoi langsung memotong iring-iringan tersebut.

Meski begitu, terang perwira menengah kepolisian itu, bahwa kasus ini Presiden Jokowi anak tersebut tidak ditahan tadi dilakukan pembinaan.

Secara khusus, Jokowi berpesan agar petugas keamanan untuk terus meningkatkan keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

Sebelumnya, sebuah video viral di medsos memperlihatkan aksi ‘koboi’ seorang pengendara motor memotong konvoi kendaraan pejabat pejabat negara.

Kaa itu, iring-iringan mobil kepresidenan sedang bergerak untuk menjemput Presiden RI yang berkegiatan di Pasar Terong, Kota Makassar.

Saat pengendara motor melintas, Jokowi sedang tidak di dalam mobil kepresidenan saat itu.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan Jokowi meminta tak perlu ada tindakan hukum kepada pengendara itu.

“Presiden hanya meminta ditingkatkan sosialisasi keamanan dan ketertiban berlalu lintas,” tukasnya.(bs/red)

JURNALIS : Rahmat Rani – AM.Dirfan S

KORLIP : Anwar Lasilu – Dirwan D’stori – Saiful Ngemba – Mansyur

REDAKTUR : Mustafa – Tajuddin Ngawing

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed