oleh

Perusahaan MKTR Kepincut Berinvestasi di Bantaeng

MEDIAKTUAL.COM – BANTAENG :

Potensi dan kekayaan SDA yang dimiliki Kabupaten Bantaeng Sulsel, setidakmya menjadi ‘magnet’ tersendiri bagi para investor tertarik untuk menanamkan modalnya.

Ketertarikan lain bagi investor adalah hadirnya perusahaan tambang (smelter) yang ada di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA).

Salah satu pengusaha nasionak yang berminat yakni pendiri PT Maktour Fuad Hasan Masyhur.

Keseriusan untuk berinvestasi di daerah berjuluk Butta Toa itu, ditunjukkan melalui kunjungan kerja dan diterima langsung Bupati Bantaeng, DR Ilham Syah Azikin, berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Kamis 9 Maret 2023.

Kunjungan ini, berkaitan dengan rencana pengembangan kawasan pelabuhan di Kecamatan Pa’jukukang.

Dalam sesi persentase, disebutkan jika kawasan pelabuhan ini akan menjadi salah satu pendukung keberadaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). 

Manajer Operasional PT Bantaeng Sinergi Cemerlang (Perseroda), Ansar Kaimuddin mengatakan, PT Basic sebagai pengelola KIBA akan menyediakan lahan seluas 100 hektare di kawasan laut Bantaeng.

Selain itu, ada pula lahan seluas 50 hektare di kawasan darat. 

“150 hektare ini akan dipersiapkan untuk pengembangan kawasan pelabuhan,” sebut Ansar.

Dikatakan, kawasan pelabuhan ini akan mendukung keberadaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) seluas 30.151 hektare.

Sejauh ini, terang Ansar, KIBA hanya didukung oleh pelabuhan sementara (Jetty) tetapi aktivitas bongkar muat sementara ini cukup signifikan. 

“Kita sudah ada aktivitas hingga 12 kapal per hari di jetty,” bebernya. 

Ansar menyebut, saat ini sudah ada 11 perusahaan yang menanamkan investasinya di KIBA.

Total lahan yang sudah menjadi slot perusahaan seluas 600 hektare. 

Sementara itu, Fuad Hasan Masyhur mengaku senang dengan peluang investasi itu sekaligus akan mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan rencana pengembangan pelabuhan ini. 

Pengusaha yang juga pengendali Menthobi Karyatama Raya (MKTR) ini juga mengaku, telah mendapat tawaran untuk menanamkan investasi di area Bosowasi (Bone, Wajo, Soppeng dan Sinjai).

Tetapi, Fuad mengaku lebih tertarik ke Bantaeng. 

“Saya pikir ini Bantaeng salah satu daerah potensi. Terimakasih atas informasinya,,” pungkasnya. 

Fuad berharap, PT Basic (Perseroda) juga segera melakukan inventarisasi para pemilik lahan yang akan menjadi area pelabuhan ini.

Dia mengaku, akan melakukan pertemuan lanjutan untuk membahas percepatan pembangunan pelabuhan ini.

Sekedar diketahui, Fuad Hasan Masyhur adalah seorang pengusaha dan politisi Partai Golkar.

Selain menjadi pendiri perusahaan biro perjalanan haji dan umrah, PT Maktour, Fuad juga adalah pengendali Menthobi Karyatama Raya (MKTR).

Perusahaan ini adalah emiten sawit yang baru melantai di Bursa saham akhir Oktober tahun lalu.

Dalam lima bulan terakhir, MKTR ini tercatat sebagai perusahaan dengan pendapatan hingga Rp900 miliar.(r/nani/red)

EDITOR : Tajuddin Ngawing

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed