‘Menghafal Al-Quran Itu Tidak Susah”

DAERAH21 views

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

banner 970x250

‘Menghafal Alquran itu tidak susah. Yang susah karena kita tidak mau berusaha’.

Hal tersebut, disampaikan Ustadz Adi Hidayat, saat menghadiri acara  dalam rangka memperingati 7 tahun kepemimpinan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa H Abd Rauf Malaganni. dihelat di Rumah Tahfidz Mahasantri Limbung Kecamatan Bajeng, Senin (27/2/2023).

Sejak dibukanya lembaga pendidikan Tahfidz Alquran Bajeng ini, membina sebanyak 167 orang santri.

Dihadapan bupati dan wakil.bupati, Ustadz Adi Hidayat memberikan beberapa tips kepada santri.

“Santri harus memiliki semangat yang lebih kuat agar mampu menjadi penghafal Alquran,” ujarnya.

Pasalnya, papar Adi Hidayat, menjadi seorang penghafal Alquran memiliki kemuliaan tersendiri dihadapan Allah SWT. 

‘Khoirukum man ta’allamal qurana wa allamahu,” sebutnya.

Artinya, jelas Ustadz Adi Hidayar,  sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.

Dikatakan, beberapa metode menghafal Alquran. 

Yang pertama, kata dia, niat seorang penghafal Al-Quran harus semata-mata karena Allah SWT.

“Jangan menghafal karena mengharap sesuatu selain ridho Allah SWT,” jelasnya.

Selanjutnya, seorang penghafal harus memiliki motivasi

Begitupun, setiap bacaan dan hafalan Alquran adalah bernilai ibadah di sisi Allah SWT. 

“Intinya, manfaatkan setiap waktu untuk menghafal dan mengulang,” pungkasnya.

Ustadz mengatakan, dalam menghafal Alquran ahli Alquran mengatakan harus satu model mushaf tidak boleh berbeda. 

“Kemudian hafalan tersebut dipraktikkan di waktu salat serta mengulang hafalan di waktu luang,”  saran Ustadz Adi Hidayat.

Diakhir ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat pun berpesan agar para santri mengetahui standar seseorang dikatakan berhasil sebagai tahfiz.

Untuk diketahui, lima orang santri Mahasantri dari Rumah Tahfidz Gowa yang terbaik bakal diikutkan seleksi imam luar negeri negeri. 

Nantinya, mereka yang berhasil lolos dalam seleksi tersebut akan dijadikan sebagai imam pada Masjid-Masjid besar di beberapa negara diantaranya adalah Jepang dan Korea. 

“Jadi jangan sia-siakan kesempatan dan amanah ini,” tutur Ustadz Adi Hidayat.(arf/red)

KORLIP : Muh Yusuf – Anwar Lasilu

EDITOR : Mustafa

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed