oleh

Dibutakan Cinta Nekat Merenggut Nyawa, Sadis ?

-HUKRIM-253 views

Ket.Gambar : Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budi Haryanto memberi keterangan pers. Disebutkan, dalang kasus penembakan yakni tersangka MIA, oknum pejabat Pemkot Makassar.(rep)

—————————————————-

Terkait Kasus Penembakan Oknum Pegawai Dishub Makassar

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Masih ingat kasus Tangerang Banten tahun 2009 silam, yang diduga terjadi cinta segitiga eks Ketua KPK Antasari Azhar dengan wanita sensual berprofesi sebagai Caddy golf Rani Juliani, membuat nyawa Direktur PT.Putra Rajawali Banjaran Nasruddin Zulkarnain, melayang gegara timah panas bersarang di kepalanya.

Kini, kasus penembakan di Kota Makassar Sulsel yang viral dijagat maya, motifnya nyaris serupa soal asmara.

Korbannya, seorang ASN Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar bernama Najamuddin Sewang.

Aksi penembakan tersebut, terjadi pada 3 April 2022, saat mengendarai motor dan melintas dipertigaan Jalan Danau Tanjung – Jl.Manunggal Kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate.

Semula, korban diduga terjatuh dari motor dan terkena serangan jantung hingga tewas di tempat.

Namun belakangan terkuak, saat jenasah korban dimandikan, pihak keluarga curiga adanya darah segar terus yang menetes di bawah ketiak sebelah kirinya.

Ket.Gambar : Operasi penangkapan polisi terhadap tersangka Kasatpol PP Kota Makassar MIA, diduga sebagai intellectual dader alias dalangnya kasus penembakan, terancam hukuman mati, waduh..?.(rep)

Usut punya usut, ternyata percikan darah itu berasal dari luka bocor, tempat bersarangnya proyektil peluru yang menggunakan sempi jenis revolver.

Temuan proyektil itulah, menjadi bukti petunjuk bagi kepolisian dan secara maraton melakukan penyelidikan, termasuk mendalami hasil otopsi dan video kamera pemantau alias CCTV yang terpasang di lokasi.

Hasilnya, sekitar dua pekan, penyidik Reskrim Polrestabes berhasil membongkar motif penembakan, termasuk dalang atau   otak pembunuhan yang diduga kuat karena masalaf affair alias perselingkugan (cinta segitiga).

Tak membuang-buang waktu, polisi mencokok satu-persatu tersangkanya.

Keseriusan polisi mengungkap kasus penembakan sadis itu, membuat Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budi Haryanto, turun langsung memimpin penangkapan terhadap tersangka Kasatpol PP Makassar Muhammad Iqbal Asnan (MIA), yang diduga kuat sebagai intelectual dader alias dalangnya.

Selain MIA, polisi sudah mengamankan tiga orang tersangka lainnya.

“Untuk tersangka kami beri inisial, pertama adalah S, yang kedua adalah Muhammad Iqbal Asnan, yang ketiga AKM dan yang keempat adalah A,” sebut mantan Ditreskrimum Polda Jawa Tengah itu, Sabtu 16 April 2022.

Ditegaskan, oenetapan tiga orang tersebut setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan memeriksa 20 orang saksi.

“Saksi yang sudah kita periksa sebanyak 20 orang dan empat orang kita tetapkan sebagai tersangka,” terang Budi Haryanto.

Disebutkan, otak pelaku penembakan adalah seorang oknum pejabat di Pemkot Makassar. 

Peranan mereka, jelas Kapolrestabes, yakni ada yang menggambar atau merencanakan, ada juga eksekutor dan otak pelaku.

“Sementara otak pelaku adalah tersangka MIA,” bebernya.

“Mereka kita jerat dengan pasal 340 KHUPidana tentang pembunuhan berencana. Ancamannya, penjara seumur hidup atau hukuman mati,” beber Kombes Pol Budi Haryanto.

Terkuaknya motif penembakan tersebut,  pihak keluarga mengaku senang karena Polrestabes Makassar berhasil menangkap pelaku penembakan. 

“Kami sangat bersyukur atas pengungkapan kasus ini dan polisi berhasil menangkap pelaku,”  kata Juni Sewang, Kakak Korban,  saat diwawancarai awak media di Mapolrestabes Makassar.

Ket.Gambar : Korban penembakan sadis Najamuddin Sewang, tergeletak diatas bale-bale saat dievakuasi warga yang melintas Jl.Danau Tanjung – Manunggal, 3 April 2022 lalu.(rep)

Terkait penetapan dan penangkapan tersangka MIA, dikediamannya di Jl.Muh Tahir, Walikota Makassar, Mohammad Ramadhan ‘Danny’ Pomanto berjanji segera memproses status pengnonaktifkannya Kasatpol PP Kota Makassar.

“Kalau sudah tersangka, ya tentulah secepatnya kita prosesnya. Kalau sudah tersangka, artinya pemberhentian sementara,” katanya, Sabtu 16 Maret 2022.

Atas tragedi maut tersebut, Walikota dua periode itu sangat mengapresiasi kerja kepolisian yang berhasil mengungkap para pelaku penembakan yang meregang nyawa Najamuddin Sewang.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja kepolisian, karena bisa mengungkap kasus penembakan ini jauh dari yang dibayangkan orang,” ucap Danny Pomanto.

Danny Pomanto pun mendukung penuh Polrestabes Makassar dalam pengungkapan kasus pembunuhan Najamuddin Sewang.

Walikota yang punya jargon ‘Anak Lorongna’  Makadsar itu meminta warga masyarakat mendoakan agar kasus ini terungkap secara jelas, agar kondisi Kamtibmas bisa tenang, jangan sampai dianggap Kota Makassar tidak aman.

Lantas siapa tersangka penggambar lokasi, eksekutor dan pemilik senpi revolver itu ?

“Soal itu nantilah disampaikan kembali. Soal senpi ini, kita masih menunggu hasil Labfor dan uji balistik. Yang jelas, senjata ini adalah pabrikan,” tukas Kapolrestabes Makassar.(bs/red)

KORLIP : Darla – Ngemba – Anwar – Dirwan

EDITOR : Andi Dirga WS

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed