oleh

Songkok Recca Resmi Tercatat di KIK Kemenkumham

MEDIAKTUAL.COM – BONE :

Momentum peringatan 692 Tahun Hari Jadi Bone, yang dihelat Senin 28 Maret 2022, diwarnai penyerahan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Songkok Recca atau lebih bermasyarakat dikenal sebagai Songkok To Bone.

Penyerahan tersebut, dilakukan secara langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Suprapto atau mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel.

Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi, didapuk menerimanya di sela-sela prosesi Mattompang Arajang yang merupakan rangkaian prosesi  Hari Jadi Bone.

Dengan diserahkannya Surat Pencatatan KIK Songkok Recca To Bone tersebut, Suprapto berharap Pemerintah Kabupaten Bone lebih intens melakukan sosialisasi, diseminasi dan inventarisasi Kekayaan Intelektual atas beragam produk – produk maupun karya – karya yang berpotensi yang ada di Bone.

“Sinergitas antara Kemenkumham SulSel dengan Pemda Bone telah terjalin dengan sangat baik. Bukan hanya di bidang Kekayaan Intelektual, namun juga di bidang Hukum melalui Harmonisasi Ranperda. Pemkab Bone juga terus membantu Lapas Watampone dalam melakukan pembinaan pada warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan vaksinasi bagi WBP dan petugas. Juga terlibat langsung dalam pengawasan warga negara asing yang ada di wilayahnya”, pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bone dan jajaran sangat mengapresiasi penyerahan Surat Pencatatan KIK Songkok Recca tersebut.

Bupati dua periode itu menyatakan, keberhasilan Pencatatan KIK Songkok To Bone tersebut bukan hanya merupakan kabar baik untuk Pemkab. Bone saja, melainkan juga untuk seluruh masyarakat Bone.

Menanggapi hal tersebut, KadivPas berharap semoga ke depannya, sinergitas dan kerjasama yang terjalin bisa lebih ditingkatkan lagi demi kemajuan perekonomian masyarakat Bone.

Untuk diketahui, Songkok Recca atau Songko’ To Bone merupakan songkok khas bugis.

Songkok Recca merupakan salah satu peradaban atau karya budaya orang Bone pada khususnya dan orang Sulawesi Selatan.

Pada umumnya. disebut karya budaya karena songkok recca ini adalah buatan manusia yang dibuat sejak masa pemerintahan Arung Palakka sampai saat ini.

Sementara penamaannya disebut songkok recca karena dilihat dari segi proses pembuatannya, dimana bahan pokoknya direcca-recca (dipukul-pukul) terlebih dahulu.

Meskipun sekarang ini banyak songkok recca diproduksi di luar daerah Bone. Songkok Recca terbuat dari serat pelepah daun lontar dengan cara dipukul-pukul atau direcca-recca pelepah daun lontar tersebut hingga yang tersisa hanya seratnya.

Serat ini biasanya berwarna putih, akan tetapi setelah dua atau tiga jam kemudian warnanya berubah menjadi kecoklat-coklatan. Dan untuk mengubah menjadi hitam maka serat tersebut harus direndam dalam lumpur selama beberapa hari.(r/Cal/red)

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed