oleh

Laporan Pengaduan Mandek di Polres Gowa ?

-HUKRIM-318 views

Ket.Gambar : Oknum Satlantas Pokres Takalar Briptu Pol MHL, yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan mobil rental.(ist)

—————————————————///

Muh.Nur Korban Penipuan dan Penggelapan Linglung

MEDIAKTUAL.COM.- GOWA :

  Muhammad Nur Daeng Nyonri, seorang pengusaha mobil rental merasa dan mengaku sangat dirugikan oknum Polisi Briptu berinisial MHL, anggota Satlantas Polres Takalar Sulsel.

  Betapa tidak, katanya, mobil rentalnya selama ini digunakan Oknum Polisi, selain tak membayar alias tak menyelesaikan sewanya, malah digadaikan lagi di wilayah Kecamatan Sanrobone Takalar.

  Terpaan pahit yang dialami Muh.Nur, warga Jln Mangka Daeng Bombong Kelurahan Bonto-Bontoa Kecamatan Somba Opu Gowa, melaporkan dugaan ulah aliad tindakan penipuan dan penggelapan Oknum Polisi Briptu M di Polres Gowa, 19 Nopember 2021.

Ironisnya,  llaporan pengaduan menelan waktu berbulan, tepatnya19 Nopember 2021 hingga sekarang tak ada perkembangan dan kemajuan.

“Saya juga bingung dan linglung dengan kasus ini. Sudah melapor resmi tapi tidak ada ‘action’ di lapangan. Kasihan kami orang kecil seperti ini bak dipimpong kesana-kesini,” keluh korban Daeng Nyonri.

Oknum Polisi sendiri yang disinyalir melakukan penipuan dan penggelapan mobil rental,  yang berusaha ditemui beberapa kali,  tidak berhasil.

Untuk diketahui, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP.Boby Rachman menyampaikan pemberitahuan perkembangan hasil penelitian pengaduan yang ditujukan Muh.Nur tertanggal 21 Desember 2021.

  Pemberitahuan tersebut, berisi antara lain, pemanggilan terhadap terlapor melalui undangan klarifikasi tak pernah memenuhi undangan penyidik sehingga hasil gelar perkara 14 Desember 2021 menyimpulkan, tempat kejadian perkara (Locus Delecty) berada di Wilayah Hukum Polres Takalar, untuk efisien dan efektivitas proses penangananbu laporan Polisi dilimpahkan ke Polres Takalar.

  Aktivis organisasi kepemudaan, Pengurus inti Pemuda Panca Marga, Sahabuddin Daeng Nyampa yang juga Kepala Biro Gowa Media Aktual (Cetak & Online) turut heran dan geleng kepala atas penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan sudah menelan waktu berbulan-bulan namun belum menunjukkan titik terang.

  Menurutnya, waktu yang cukup lama seyogianya sudah tuntas dan tidak terulur-ulur kalau kerja itu proporsional dan profesional.

  “Apakah korban rakyat kecil dan  dugaan pelaku penggelapan Oknum Polisi sehingga penanganannya terkesan lambat,” timpal Daeng Nyampa dengan mimik kesal. (red)

EDITOR : Burnas

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed