oleh

Gowa Usul 4 Desa Antikorupsi

-DAERAH-184 views

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Upaya Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi, memang intens dilakukan dan harus dimulai secara bottom up alias dari bawah keatas.

Salah satu langkah dan upaya  dilakukan, dengan meningkatkan peran serta masyarakat, termasuk melibatkan peran dari pemerintahan desa. 

Mewujudkannya, kini Pemkab Gowa  membuat terobosan dengan cara menjalin kerjasama dengan KPK melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat.

Pemkab Gowa mengusulkan empat desa untuk dibina menjadi Desa Antikorupsi.

Hal tersebut, disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsinah, usai melakukan Koordinasi Awal dengan KPK RI Terkait Desa Antikorupsi secara virtual di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Kamis 17 Februari 2022.

Disebutkan, awalnya hanya tiga desa, yaitu Desa Bontobiraeng di Bontonompo, Desa Lempangang di Bajeng, dan Desa Pattallassang di Kecamatan Pattallassang.

“Sekarang, kita mengusulkan satu desa lagi, yaitu Desa Pakkatto di Bontomarannu,” ungkapnya.

Menurut Kamsinah, ada lima komponen dan indikator untuk menjadi Desa Antikorupsi yaitu Penataan Tatalaksana, Penguatan Pengawasan, Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, Penguatan Partisipasi Masyarakat, dan Kearifan Lokal. Nantinya empat desa yang diusulkan akan dilakukan observasi dan pembinaan untuk memenuhi indikator tersebut.

“Tadi kita meeting ini untuk memastikan jadwal tim dari KPK untuk observasi. Saat datang tim ini akan diterima oleh Bupati Gowa kemudian melakukan observasi dan salah satunya dipilih untuk dijadikan lokasi launching,” terang Pj.Sekda.

Nantinya, jelasnya lagi, setelah peluncuran akan dilakukan bimbingan teknis program, kemudian penilaian komponen dan akhirnya jika memenuhi kriteria maka akan dilaksanakan penganugerahan Desa Antikorupsi.

Untuk diketahui, imbuh Kamsinah, Program Desa Antikorupsi ini pertama kali diluncurkan oleh KPK dengan menggandeng Kementerian Desa PDTT pada 1 Desember 2021 dengan terlebih dahulu dilakukan penyusunan “Buku Panduan Desa Antikorupsi”.

Kabupaten Gowa sendiri, katanya,  menjadi salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang dipilih untuk menjalankan program ini.

“Harapan kita, bahwa seluruh desa yang diusulkan dapat memenuhi kriterianya sehingga semuanya mendapatkan predikat Desa Antikorupsi. Makanya, pendampingan dari SKPD terkait akan dimaksimalkan pada desa tersebut,” pungkas mantan Camat Biringbulu Gowa itu.(red)

KORLIP : Muh Yusuf – Dirwan

EDITOR : Muchtar Naba

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed