Rokok Diduga Picu Pembunuhan di Ereng-ereng

HUKRIM3,114 views

Ket.Gambar : Pelaku AK inilah yang membantai sadis kedua orangtua dan kakak perempuannya. Diduga pelaku mengidap penyakit jiwa.(rep)

banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – BANTAENG :

Tragedi maut ini, setidaknya menjadi pelajaran penting bahwa jika ada Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) hidup di tengah keluarga kita maka setiap saat mesti berhati-hati mengawasi pergerakannya.

Jika lalai dan lengah maka efeknya harus dibayar mahal, seperti insiden berdarah yang terjadi di Kampung Ereng-ereng Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng Sulsel.

Pasalnya, tidak diduga dalam sekejap keluarga Baddu bin Tunrung (70) dirundung duka.

Pelaku pembunuhan itu bernama AK (35), anak kandung sendiri.

Hanya memang, selama beberapa tahun ini, warga mengetahui pelaku mengidap gangguan jiwa.

Tidak diketahui persis, mengapa AK tiba-tiba ngamuk alias kumat lagi stresnya.


Akibatnya, kedua orang tuanya yakni Baddu bin Tunrung (70), Kadi binti Bonro (65) dihabisinya secara sadis.

Korban ketiga, kakak kandugnya Saliha binti Baddu (38) pun ikut meregang nyawa.

Satu-satunya yang lolos dari maut adalah adik perempuannya bernama Uni binti Baddu (23).

Uni hanya mengalami luka dan tengah menjalani perawatan medis secara intensif.

Kepada awak media, Uni menceritakan, kakaknya tiba-tiba mengamuk dengan menggunakan senjata tajam.

“Dia menyerang membabi buta yang mengakibatkan kedua orang tua dan kakak saya tewas”, paparnya berurai air mata.

Yang diketahui Uni, kakaknya mengamuk karena terlambat orang yang disuruh membeli rokok.

“Kakak saya minta dibelikan rokok dan langsung dituruti. Namun dia kesal karena orang yang membeli rokok terlambat kembali ke rumah”, bebernya.

Camat Tompobulu Andi Basruddin, mengatakan, pihaknya mendapat laporan tak lama setelah kejadian.

Dia langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk mengendalikan situasi di TKP.

Pasalnya, pelaku menjadi bulan-bulanan setelah melakukan aksi sadisnya.

“Kami langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan”, ujar camat.

Apa motif pembunuhan ini,  Kasat Reskrim Polres Bantaen, AKP Burhan enggan berspekulasi karena masih tahap pengembangan.

“Untuk sementara yang kita ketahui pelaku disinyalir mengalami gangguan kejiwaan. Itu yang kita lidik termasuk rencana akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan (Psikiater),” katanya.

Usai divisum, hari ini juiga t8ga korban telah disemayamkan di rumah saudara kandung korban Baddu Bin Simbun yang bersebelahan dengan rumah TKP.

Pelaku sendiri, telah diamankan di Polres Bantaeng bersama barang bukti (BB) 1 buah Pisau dapur yang digunakan menghabisi tiga nyawa.

Kasus ini, dibenarkan kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan dan mengakui berlangsung penganiayaan secara mendadak.(nani/red)

KORLIP : Machmud M Naba

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed