Siapa Mainkan Dana Gempa Sulbar ?

DAERAH2,624 views

Ket.Gambar : Bencana tanah longsor di poros jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Malunda Majene pasca gempa beberapa waktu lalu.(rep)

banner 970x250

———————————————

MEDIAKTUAL.COM – MAMUJU :

Gegara bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) dampak bencana gempa bumi (gempa) di Provinsi Sulbar tahun kemarin, sudah cair tapi tak kunjung disalurkan memicu reaksi Anggota Komisi VIII DPR RI H. Arwan M. Aras.

Mengetahui informasi itu, membuat Politisi PDI Perjuangan kesal dan geram.

Diungkapkan,  bantuan DTH itu sudah disalurkan BNPB kepada BPBD di masing-masing daerah terdampak bencana.

Bahkan, aku Arwan, dirinya  telah mengkonfirmasi langsung kepada Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo dalam rapat kerja di Komisi VIII beberapa waktu yang lalu.

“Iya, sudah disalurkan itu. Dalam rapat bersama Kepala BNPB, Menteri Sosial, dan Kemnkeu pada 16 Maret 2021. Doni merinci, daerah penerima DTH yaitu Kabupaten Mamuju Rp. 4.503.000.000, DTH Kabupaten Majene Rp. 5.139.000.000 dan Mamasa Rp. 168.000.000,” jelas Arwan Aras, Jumat (30/4/2021).

Makanya, Arwan heran dan sangat menyayangkan jika dana tersebut belum disalurkan kepada para penyintas gempa Sulbar yang berhak menerima.

Ditegaskan, pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak BNPB terkait temuan lapangan tersebut.

“Informasi yang saya dapatkan BNPB memberikan bantuan DTH kepada daerah terdampak itu berdasarkan usulan dan data dari BPBD. Bahkan data yang sampai ke BNPB adalah data By Name By Address, jadi sudah data BNBA. Jadi harusnya tidak ada alasan lagi dana tersebut tidak disalurkan, sebab data awalnya sudah ada,” terangnya.

Ket.Gambar : Legislator Senayan Arwan Aras geram melihat bantuan DTH sudah cair tapi tidak tersalur.(rep)

——————————————-

Arwan Aras mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk ikut aktif melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan bencana.

Pasanya, tujuan bantuan tersebut untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana.

“Yang seperti ini harus kita awasi bersama. Jangan ada kesan dana bencana ditahan-tahan. Demi alasan kemanusiaan, justru seharusnya dana kebencanaan ini segera dipercepat penyalurannya kepada yang berhak menerima,” harapnya..

Arwan pun mengaku, akan minta pihak BNPB mengirim tim ke Sulawesi Barat untuk melakukan evaluasi dan pengawasan penyaluran bantuan DTH ini.

“Kita perlu mengetahui masalahnya apa, sehingga dilakukan perbaikan system kedepan. Tapi jika ada kesengajaan untuk menunda-nunda dana bantuan tersebut maka pasti ada konsekuensi hukumnya,” tegasnya.(r/Andi Udin/red)

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed