Ikan Bantaeng ‘Go Internasional’

BERITA, NASIONAL127 views

Ket.Gambar : Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra DR.H.Azikin Solthan,MSi, didapuk memberi sambutan pada acara pendistribusian 800 paket ikan beku segar berkualitas ekspor untuk warga Bantaeng.(rep)

banner 970x250

———————————————–

Azikin Solthan Peduli Kehidupan Nelayan

MEDIAKTUAL.COM – BANTAENG :

Berkaitan dengan kegiatan program Bulan Mutu Karantina tahun 2021, pihak Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan (BKIPM) Makassar Sulsel kembali membagikan  800 paket ikan berkualitas ekspor yang diperuntukkahn bagi masyarakat Kabupaten Bantaeng, Kamis, 22 April 2021.

Mengapa daerah berjuluk Butta Toa ini terkesan ‘dimanjakan’ dengan pendistribusian ikan beku segar untuk warga ?

Menurut, Kepala BKIPM Makassar Sitti Chaidijjah, Bantaeng telah menjadi titik pertama distribusi paket ikan se-Indonesia.

Rencananya, kata dia, ada sebanyak 78 titik se-Indonesia yang akan mendapatkan distribusi ikan beku berkualitas dan itu dimulai dari Kabupaten Bantaeng.

“Terus terang, hadirnya program ini tidak lepas dari upaya, atensi dan  dukungan dari anggota Komisi IV DPR RI DR.H.Azikin Solthan, M.Si.Artinya, lerjuangan beliau di parlemen sangat besar, khususnya terus mendorong dan memberdayakan potensi kearifan lokal yang berujung pada peningkatan kesejahtetaan hidup masyarakat nelayabn,” terang Sitti Chaidijjah.

Dikatakan, Bantaeng memang selama ini menjadi salah satu daerah yang memberikan support yang baik untuk ekspor produk olahan ikan.

Dan untuk diketahui, sebut Kepala BKIPM makassar, bahwa pada April 2021 pihaknya telah melakukan ekspor dari Sulawesi Selatan ke beberapa daerah seperti Tiongkok, Vietnam dan Korea Selatan.

Produk olahan ikan yang diekspor itu, jelasnya lagi, merupakan produk yang dihimpun dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Nilai Ekspor itu mencapai Rp118 Miliar.

“Ingat, Bantaeng menjadi salah satu daerah yang memberikan sumbangsih yang besar terhadap ekspor ini,” ungkapnya.

Melihat Bantaeng memiliki potensi ekspor untuk produk olahan ikan, membuat BKIPM  mendorong untuk terus menciptakan produk olahan ikan yang bisa berdaya saing ekspor.

“Ini adalah tantangan untuk kita semua di Bantaeg ini,” pungkas Sitti Chaidijjah..

Sementara itu, anggota Fraksi Gerindra DPR RI Azikin Solthan mengatakan, kegiatan ini adalah hasil kerja sama antara Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kegiatan ini, katanya,  tidak hanya sekadar memberikan tambahan gizi untuk masyarakat Bantaeng tetapi juga melainkan untuk memutar roda perekonomian di Bantaeng.

“Karena ikan-ikan ini adalah hasil tangkapan nelayan Bantaeng dengan kualitas terbaik yang dibeli oleh BIKPM lalu dibagikan secara gratis kepada masyarakat,” ungkap mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu.

Azikin pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait kegiatan ini.

Terkhusus lagi, katanya, kepada pihak dari Kementerian Kelautan yang terus menjadikan Bantaeng titik awal untuk kegiatan ini.

“Ini adalah tahun kedua. Tahun lalu, program ini juga dijalankan di Bantaeng,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng DR Ilham Azikin mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi launching regional. Tetapi, juga menjadi program nasional.

“Ini adalah sebuah kehormatan yang menjadikan Bantaeng sebagai titik awal dimulainya kebaikan untuk Indonesia,” katanya.

Bupati lulusan Lemhanas 2019 itu menilai,  program ini merupakan pencerminan atas kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Tak lupa, Ilham Azikin pun memperkenalkan UPTD Layanan Gizi terpadu di Bantaeng terutama memberikan kepastian penanganan gizi masyarakat.

“Intinya, kami menghadirkan bangunan ini karena kami memiliki komitmen yang sama dengan Kementerian KKP melalui BKIPM untuk senantiasa menjaga gizi masyarakat Bantaeng,” tukasnya penuh harap.(r/pemred)

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed